Menembus Jaman, Ini 6 Karya Fiksi Paling baik Selama Masa Ahmad IboAhmad Ibo



20160908- Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin-Jakarta- Helmi Fithriansyah
Petugas tunjukkan satu diantara naskah sastra tua di di PDS HB Jassin, Jakarta, Kamis (8/9). PDS HB Jassin adalah tempat pendokumentasian arsip kesusastraan nasional Indonesia yang dibangun pada 28 Juni 1976. (Liputan6. com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6. com, Jakarta Terkecuali menghadirkan kesenangan karna sifatnya yang rekreatif, membaca karya fiksi nyatanya juga punya pengaruh pada ciri-khas seorang. Orang yang suka membaca karya sastra relatif bijaksana dalam ambil sikap, karna sastra miliki kandungan amanat spiritual yang berbalut norma.

Karya fiksi yang baik salah nya ialah dapat menembus jaman. Berarti, walau sudah terbit beberapa puluh th. atau bahkan juga beberapa ratus th. lantas, berisi masih tetap relevan, selalu dibahas, serta masih tetap di baca sampai sekarang ini. Diantara demikian banyak karya fiksi, tersebut enam karya fiksi dari penulis populer yang paling banyak di baca selama hidup, seperti yang disarikan dari situs worldatlas, Kamis (3/8/2017).

Don Quixote


Buku dengan judul asli El Ingenioso Hidalgo Don Quijote de la Mancha ini adalah novel classic Spanyol yang ditulis oleh Miguel de Cervantes Saavedra. Novel ini pertama kalinya diciptakan 1605 serta edisi keduanya dilaunching pada 1615. Menurut catatan, Don Quixote sudah diterbitkan dalam beberapa ratus bhs, termasuk juga bhs Indonesia. Buku yang hingga sekarang ini sudah terjual sejumlah 500 juta eksemplar ini dipandang jadi satu diantara novel paling populer dalam literatur Spanyol, serta keluar dalam daftar novel kanonik fiksi paling baik yang sempat diterbitkan.

Komentar