HASRAT menjelajah dunia yang tidak terbendung tak dapat menahan perempuan ini untuk berhenti dari pekerjaannya. Phoebe Tan, seseorang wanita berumur 34 th. asal Malaysia, juga mengambil keputusan untuk keliling dunia dengan sepedanya.
Tan, yang terlebih dulu bekerja sebagai surveyor berbasiskan di Bristol di Inggris, mengawali perjalanannya pada th. 2014. Tan membawa sepeda hadiah pemberian kakaknya dari th. 2006, yang sekalipun belum pernah digunakannya.
" Perjalanan diawali dengan saya temani seseorang rekan yang tengah bersepeda dari Finlandia ke Norwegia. Saat dia terbang pulang, saya selalu bersepeda ke Denmark, " kata Tan, menjelaskan semula perjalanannya.
Ditulis dari AsiaOne, Tan berani menyampaikan kalau dia tak mempunyai pengalaman atau kursus terlebih dulu hingga semua dipelajari lewat pengalaman. " Perjalanan ini saya kerjakan dengan bikin kebiasaan lebih dahulu. Di bln. pertama, saya bersepeda 140 km satu hari, ” katanya.
Tan lalu bersepeda di Jerman, Republik Cheska, Austria, Italia, Kroasia, Montenegro, Albania, Yunani, Macedonia, Bulgaria, Turki, Georgia, Armenia, Iran, Turkmenistan, Uzbekistan, Tajikistan, Kyrgyzstan, China, Korea Selatan, serta Jepang.
" Perjalanan terpanjang yang saya butuhkan di satu negara yaitu empat bln., yakni di China. Lalu dua bln. di Korea Selatan beberapa waktu terakhir. Tempat favorite saya yaitu Tajikistan di Asia Tengah, " lanjutnya.
Perjalanannya itu sekalipun tanpa ada sponsor, tetapi dengan tabungannya sendiri sepanjang bertahun-tahun bekerja. Untuk menghemat cost, seperti akomodasi, ia juga hindari bermalam di hotel.
" Untuk akomodasi, prioritas saya yaitu tinggal berbarengan orang, baik rekan atau keluarga rekan, karenanya sekalian berikan wawasan mengenai kehidupan orang-orang setempat. Saya juga asik mencari tempat untuk membangun tenda, " tuturnya ketertarikan.
Sepanjang perjalanan, ia juga senantiasa coba belajar sebagian kata basic dalam bhs lokal serta tahu beberapa nama maksudnya dalam bhs lokal.
" Selanjutnya, tambah baik membuat pengalaman kita sendiri, dari pada jalan dalam bayangan orang lain, " Kata Tan.

Komentar