Menuju Keberhasilan Muslimah

Oleh Teh Ninih Muthmainnah | Rabu, 05 April 2017 | 100 Views Kunci Pergantian Muslimah, sesungguhnya berikut sistem awal menuju keberhasilan. Apabila kita berkaca pada hidup orang berhasil, malah kegagalan yaitu awal dari keberhasilan mereka.
Teman dekat Muslimah, apabila lihat dunia global sekarang ini, sangat banyak persoalan ummat yang sampai saat ini belum teratasi. Dari mulai kemiskinan, bencana, pendidikan, serta segudang permasalahan yang lain. Lantas apa yang dapat kita perbuat? Pasti ada yang dapat kita kerjakan, walau memanglah tak dapat sekalian. Tetapi kita bisa mengawalinya dengan kunci pergantian, yakni 3M. Dari mulai sendiri, dari mulai hal yang kecil serta dari mulai sekarang ini.

Pertama, dari mulai sendiri, bermakna bagaimana usaha kita jadi pribadi yang mempunyai kemampuan iman. Langkahnya yaitu kita mesti tahu pengetahuan mengetahui Allah. Lantas amalkan pengetahuan yang diperoleh. Dari mulai pengetahuan tauhiid yang terkait dengan kepercayaan, atau pengetahuan fiqh (syariat) seperti sholat yang dicontohkan Rasulullah saw. Belajarlah mengerjakannya dari sendiri dengan seoptimal mungkin saja. Lantas, pelan-pelan bawalah keluarga serta lingkungan paling dekat.

Ke-2, dari mulai beberapa hal kecil serta simpel, artinya ladang amal yang kita saksikan ada di sekitar kita, selekasnya kerjakan. Insya Allah apabila diniatkan dengan ikhlas, pasti Allah bakal membantu.

Yang ketiga, kerjakan mulai sekarang ini, jangan sampai dipending. Umpamanya mengajak tetangga ke pengajian masjid. Bisa jadi awalannya mereka tidak ingin turut. Malah disinilah perjuangan kita. Bila punya niat mengambil langkah lantaran Allah, pastinya akan dicatat sebagai amal baik. Serta Teman dekat Muslimah, sesungguhnya berikut sistem awal menuju keberhasilan. Apabila kita berkaca pada hidup orang berhasil, malah kegagalan yaitu awal dari keberhasilan mereka. Jadi, kesusahan itu bisa dimaknai sebagai satu diantara bentuk perjuangan.

Diluar itu, Teman dekat Muslimah, sebagian minggu paling akhir kita banyak mendengar berita duka tentang Palestina. Harusnya peristiwa memilukan itu bisa jadi pelajaran serta mengukur sejauh mana empati kita pada sesama. Minimum kita mendoakannya, dan menolong dari segi harta. Harapannya juga, doa yang dilantunkan yaitu doa yang sungguh-sungguh memohon pada Allah. Seperti waktu kita memohon untuk sendiri serta keluarga kita. Tak sebatas doa basa-basi.

Empati juga sebaiknya bukan sekedar pada Muslim Palestina, tetapi juga pada saudara yang ada didepan mata, serta orang yang paling dekat dengan kita. Sekuat tenaga bantulah orang yang datang minta pertolongan ke kita. Minimum mendoakannya, serta optimal pasti menolong berbentuk pemikiran atau harta. Jangan pernah kita cuek (tak perduli), atau tak acuh dengan saudara seiman yang memerlukan perhatian serta pertolongan. Malah mereka yang paling dekat berikut yang riil, di sekitar kita.

Jadi, pergantian 3M memanglah bisa diterapkan dalam segalanya serta kondisi. Untuk menangani permasalahan sendiri serta ummat, dan ladang empati. Mudah-mudahan kita semuanya dikelompokkan jadi hamba-Nya yang selalu beralih tambah baik dari hari ke hari. Amiin...

Komentar